"Pada suatu hari, ada seorang anak beserta keluarganya pergi ke pantai. Kemudian si anak mengemas barang-barang dan pergilah ia beserta keluarganya ke pantai.
Si anak:"Bu,ayo kita ke
Pantai"
Si ibu:"ayo nak ^_^"
Si ayah:"udah dibawa semuakan
barangnya?"
Si anak:"udah donk yah "
Sesampainya di Pantai,si anak sangat
gembira sekali. Selang 10 menit, terjadi tragedi yg sangat mengerikan yaitu
datang sebuah gempa dahsyat dengan kekuatan 9.3 SR.
BMKG:"Perhatian bagi warga yg
tinggal dipantai agar segera menuju ke tempat yg lebih tinggi karena akan
terjadi tragedi berikutnya,trims"
Sewaktu 3 menit setelah peringatan
datang,ombak raksasa yg dikenal dengan sebutan "Tsunami" datang dari
kejauhan
Si anak:"bu,apa itu?"
Si ibu:"tidak tau nak.Yah,apa
itu?"
Si ayah:"Mungkinkah itu
tsunami?"
Si ibu:"what??"
Maka larilah mereka ke dataran yg lebih
tinggi Dengan menaiki kendaraan mereka. Mungkin nasib sedang tidak berada pada
mereka, tiba-tiba kendaraan mereka mogok di 90 m dari bibir pantai dan terlihat
gelombang setinggi 20 meter tebar pesona dengan ketinggian dan keindahannya
namun menyeramkan. Segeralah mereka turun dari kendaraan mereka tersebut dan
berlari sekuat tenaga. Akan tetapi,si ayah kelelahan dan hampir pingsan.
Si ayah: "(dalam keadaan lelah) Nak,ayah
tidak kuat lagi untuk berlari. Berlarilah kalian..!!"
S ianak: "Yah...jangan yah...kita
harus berkumpul seperti semula lagi...!!"
Ternyata,tsunami itu berada 30 m dari
mereka
Si ayah: "cepat..lari..!!"
Si anak: "(menangis) tapi
yah...."
Si ayah: "cepat pergi..!!"
Kemudian, berlarilah mereka
meninggalkan si ayah dengan meneteskan air mata kesedihan karena kehilangan
salah seorang dari keluarga mereka.
Dari belakang,terlihat tsunami yg
mendekat.Dengan ligat, si ibu dan anak tersebut menaiki pohon yg tinggi, akhirnya
mereka selamat dari kejaran tsunami ganas tersebut.
Dari bawah, terlihat sebuah perahu yg
mendekat dengan pohon yg mereka naiki, segeralah mereka menaiki perahu
tersebut. Dalam keadaan terombang-ambing di perahu, terlihat sebuah daratan yg
tinggi, segeralah mereka berhenti disitu.
Akan tetapi, datang sebuah gempa susulan
8.3 SR yg membuat longsor besar di dasar laut dan membangkitkan Tsunami 35 M. Disaat
getaran itu terjadi, dataran yg si ibu dan si anak mengungsi itu seketika
longsor dan membuat mereka tercebur ke dalam air.Dari kejauhan, tsunami susulan
tersebut muncul dan menghempaskan mereka sehingga mereka terombang-ambing. Mereka
lemas,dan tidak berdaya. Kemudian si ibu berdo'a
Si ibu: "Oh sang khalik,berilah
kami kekuatan untuk menghadapi ujianmu ini"
Seketika tersebut, datang petir yg
menyambar salah satu pohon di suatu dataran tinggi dan terjatuhlah pohon
tersebut di depan mereka sehingga mereka dapat berlabuh di atas batang pohon
tersebut. Mereka sangat lemah dan hanya pasrah kepada Sang Khalik. Dan akhirnya
mereka pingsan
*2 jam kemudian*
Di saat mereka membuka mata...si ibu
dan si anak terpisah ketika airnya sudah surut. Si ibu segera berlari sambil
meneteskan air mata mencari anaknya...setelah ia lelah dan lemas, ditemuinya
salah seorang dari TIM SAR yg memang ditugaskan untuk mencari korban selamat. Kemudian
si ibu meminta tolong.
Si ibu: "Mas,tolong saya,anak saya
hilang :'( "
TIM SAR: "Jangan khawatir bu,kami
akan berusaha mencarinya"
Kemudian terdengar suara tangisan anak
kecil
Si ibu: "(menangis) Mas,itu suara
anak saya"
TIM SAR: "Wah iya.itu dia
(menunjuk ke salah satu pohon kelapa)"
Kemudian, TIM SAR tersebut mengambil
tangga dan menyelamatkan anak yg terkulai lemas tersebut.
Setelah si anak sampai kebawah, si ibu
segera memeluknya....
Dan sepertinya hanya mereka berdualah
yg selamat dari tragedi mengerikan tersebut
=======TAMAT=======
Amanah
Dalam keadaan apapun, ketika kita hanya
terbaring lemas menghadapi masalah, berdo'alah kamu kepada sang khalik, insyaallah
akan dikabulkan"
Menurutku cukup unik, karena memang sejak kelas 7 aku sangat hobi menulis cerpen dan ditambah teman-temanku mendukungku. Dan kenangan itu masih teringat padaku.
Posting Komentar