Buruk Sangka
#FlashFiction
Terkaget ia tatkala melihat
“Oh tidak, gerangan apa yang muncul!”
Nafas sesak ia melangkah di samping kasur
“Makhluk buruk rupa gentayang menakutiku”
Ia berujar bisu mengambil kamera
“Tahulah aku kini”
Ia berujar tatkala flash kamera memantul di cermin
itu dan ia tersenyum lucu.
Hujan
#Creepypasta
Aku terbangun dari mimpiku. Kurasakan tetes air
menitik di wajahku hingga sampah di langit-langit menyapu wajahku dan
menggelikannya. Aku kibaskan semua dalam mata tertutup, tiada terbuka sejak
awal dan kembali kutidur.
“Ayah, apakah atap rumah kita bocor dan hujan
semalam?” tanyaku keesokannya
“Lihatlah tanah, kering tak basah. Apa itu di
wajahmu nak?” tanya ayahku kembali
Aku melihat cermin dan mendapati darah kering
meliputi pipi dan pelipisku. Apakah tadi malam hujan darah?
Ayah
#Creepypasta
Terkejutku kala mendengar TV dan kipas angin hidup.
“Oh, ayah belum tidur”
Kembali kutidur.
Shubuh menjelang dan aku terbangun teringatku bahwa
aku tinggal sendiri di rumah kost.
Hilang
#FlashFiction
“ Penaku hilang! Mana penaku! Heh kamu yang maling
ya?” Fakhri menjerit di dalam kelas
“Bukan aku”
“Heh kamu ya yang maling?” ia berpaling ke yang lain
“Bukan aku lah”
“Jadi siapa yang maling?”
Seseorang memegang telinganya
“Nah, penanya keselip di telingamu” ujar Ari di
belakangnya.
Fakhri pun tersipu malu.
Haus
#Creepypasta
Ada gelas di atas meja, aku haus. Tatkala kuminum
rasanya nikmat, tatkala kusenter ialah darah.
Lelah
#Tweetfiction
Aku lelah. Kurebahkan kepala di bantal yang basah
oleh air mata bundaku. Bersandinglah kini air mataku dan bundaku.
Posting Komentar